Weekly Report [12] – Ramos Samue Batubara

Halo, bertemu lagi di Minggu ke 12 perkuliahan PPL. Minggu yang terbilang cukup hektik dibandingkan Mingu – Mingu sebelum nya, karena sekitar 2 Minggu lagi perkuliahan PPL akan berakhir, dan itu berarti Aplikasi Transblood kami harus sudah diselesaikan kurang lebih dua Minggu ini, ditambah sprint terakhir yang sedang berjalan, dan mempelajari indikator penilaian yang ada. Minggu ini menuntut saya untuk bagus membagi waktu untuk perkuliahan PPL agar poin – poin yang dituntut tersebut bisa terselesaikan dengan baik.

Minggu ke 12, kelompok saya sudah melewati sprint ketiga, dan progress yang kelompok kami capai untuk Minggu ini cukup memuskan. Selain velocity pada pivotal tracker kami meningkat dengan pesat, persentase aplikasi kami saat ini sudah mencapai 75%. Untuk notulensi sprint review yang kami lakukan, dapat dilihat pada link berikut ini.

Unuk story yang saya kerjakan pada sprint ketiga kemaren, terselesaikan juga dengan cukup baik. Namun memang masih ada satu fitur saya yang belom bisa dijalankan yaitu fitur untuk sort location, namun bisa saya selesaikan menjelang sprint ke empat ini. Kini saya akan menjelaskan story apa saja yang saya kerjakan pada sprint keempat ini.

Capture.JPG

Untuk sprint keempat ini, saya mengerjakan dua story. Satu story menyelesaikan fitur pada sprint ketiga yang belum terselesaikan yaitu sort . Dan story lainnya adalah menyelesaikan tampilan request detail activity, yaitu mengimplementasikan Google Map Api untuk tampilan lokasi peminta request. Sampai saat ini kedua story tersebut sudah saya selesaikan dengan baik. Saya sudah menyelesaikan sorting lokasi untuk listView dan menyempurnakan tampilan detailRequestActivity. Berikut tampilan UI Transblood mengenai story yang sudah saya selesaikan.

This slideshow requires JavaScript.

Kemudian berikut code yang saya buat untuk mengintegrasikan fitur fitur pada user story saya.Bisa dilihat pada link berikut.

Link Code Integrating ListView, Sort by Location, Sort By Time.

Link Code Fix Map IntegrationShare on Detail Request , and SMS activity.

Nah dari beberapa code yang saya kerjakan tersebut. Saya ingin membahas mengenai satu materi menarik yang diajarkan oleh mentor Gojek pada pertemuan Jumat lalu, yaitu MVP atau Model View Presenter. MVP merupakah pattern turunan dari MVC atau Model View Controller yang biasa nya diterapkan oleh android developer. Pattern MVP memungkinkan developer untuk memisahkan antara tampilan UI, logic function, dan business. Mengapa MVP? Berikut beberapa alasan developer menggunakan pattern code MVP :

– UI, logic, dan akses data di suatu activity jadi masalah ketika semua fungsionalitas code dijalankan bersamaan
– aplikasi menjadi lebih mudah dikembangkan dan diperlihara
– UI menjadi independen dari data source
– lebih mudah menerapkan TDD, logic nya kita pisah antara logic dengan webservice menjadi kecil kecil jadi mudah unit test.

Pada MVP kita akan mengenal 3 komponen utama, yaitu :

1. view : class interface, activity implement view.
2. Model : untuk penyedia data
3. Presenter : bertanggungjawab untuk logic, websrvice, dan UI update.

Saya sendiri sudah berhasil mengimplementasi MVP dengan mengubah struktur codingan pada ListView. Tujuan nya agar logic pada listview untuk menghandle beberapa kondisi dapat dipisahkan dengan view atau tampilan UI dari ListView tersebut. Sehingga fungsionalitas logic pada listView dapat berjalan dengan optimal. Untuk referensi mengenai MVP bisa dilihat pada link berikut ini : http://antonioleiva.com/mvp-android/

Kemudian selain mempelajari MVP, saya juga memberikn beberapa review pada code yang dibuat oleh teman satu tim saya, dan mencoba memberikan constructive feedback pada code yang telah mereka buat. Beberapa juga menambahkan hal – hal yang mereka lupa integrasikan setelah mereka mem push code mereka ke repository. Berikut ada beberapa review yang saya berikan.

This slideshow requires JavaScript.

Terakhir saya juga mempelajari analyse design, Role Management, secure deployment, dan living documentation yang akan saya bahas pada evaluasi Senin nanti.Untuk link nya dapat dilihat disini.

Namun sedikit saya akan menjelaskan mengenai Analyse design. Pada analyse design saya mencoba membuat DFD, atau data flow diagram. Data flow diagram merupakan sebuah diagram yang memberikan informasi mengenai flow jalannya suatu data pada suatu software. Untuk kali ini saya akan fokus membahas satu hal yaitu flow data untuk sort list of request. Pada evaluasi sebelumnya, saya mengimplementasi function sort dimana user dapat melakukan sorting by location. Saat ini saya memberikan alternatif lain untuk sorting by Time, dimana untuk flow diagram dapat dilihat pada diagram berikut.

Saya juga akan mendemokan fitur aplikasi yang sudah saya terapkan pada sprint keempat ini. Untuk tugas selanjut nya saya akan lebih fokus untuk menyelesaikan tampilan UI android menjadi lebih elegan. Mungkin cukup sekian untuk laporan minggu ini. Semoga GO-PPL bisa menyelesaikan aplikasi transblood beserta website admin dan EO dengan baik. Terimakasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s